Iklan
jump to navigation

Video Kronologi SPBU Terbakar di Nganjuk, Jadi Pembelajaran Bersama 29/03/2016

Posted by Kang ari in BERITA.
trackback

pom bensin terbakar

Jadi oembelajaran bersama dari kejadian kebakaran sebuah SPBU di daerah nganjuk jawa timur, kita sebagai konsumen wajib mematikan mesin kendaraan saat mengisi BBM dan itu wajib hukumnya, sebagai konsumen kita harus menaati segala aturan yang ada di SPBU terutama rokok dan HP. Satu lagi, lebih baik kita tetap menjadi konsumen normal meski sudah kenal baik dengan sang petugas SPBU, kita tidak usah ikut proses pengisian apalagi mengisi sendiri.

Seperti yang terjadi di daerah nganjuk ini, pembeli bensin yang menggunakan derigen terlibat langsung dalam proses pembelian pengisian bensin di derigen dan tiba2 ada percikan api kemudian SPBU dan motor terbakar. Kalau sudah terlibat seperti ini sudah pasti konsumen akan dimintai keterangan sebagai saksi bahkan bisa menjadi tersangka.

pom bensin terbakar 1

Kronologi dari radio patria :

SPBU di Sengkut Berbek #Nganjukmilik H Makruf (50) warga Gondang Nganjuk sekitar jam 6 pagi tadi terbakar. Kronologi kejadian, jam 5 SPBU mulai buka melayani pembeli BBM. Jam 6, Bisri (48) pelanggan warga Berbek mengisi bensin ke dalam jerigen 34 liter dengan cara selang Nosel pengisian BBM dioperasikan sendiri oleh Bisri, sedang Susanto (33) petugas SPBU menerima uang pembelian & menekan tombol mesin Dispenser untuk memasukan jumlah pembelian BBM . Saat Bisri membuka Nosel pengisian BBM, tiba2 api langsung menjalar & langsung membesar. Jam 6.30 1 unit mobil Damkar tiba di lokasi kebakaran & segera memadamkan kebakaran di 2 mesin Dispenser BBM, sedang petugas Polsek & Koramil segera mensterilkan lokasi SPBU. Jam 7.05 api dapat di padamkan oleh 4 unit mobil Damkar. Susanto mengaku melakukan pengisian BBM seperti biasanya untuk Nosel pengisian dipegang oleh pembeli yg menggunakan jerigen & petugas menekan tombol Dispenser BBM namun tidak tahu mengapa tiba2 muncul api pemicu kebakaran, padahal petugas SPBU tidak merokok di lokasi. Motor Astrea milik Bisri & 2 buah mesin Dispencer BBM terbakar. Total kerugian sekitar Rp 500 juta. [dni]

— di Berbek-Nganjuk.


Iklan

Komentar»

1. ninja150ss - 29/03/2016
singindo - 29/03/2016
sebarkan.org - 29/03/2016
2. warungasep - 29/03/2016
3. Prima - 29/03/2016

Elektrik statis karena pengisian ke tangki plastik + faktor a (apes) Kalo kata orang kolot “gw bertaun-taun isi jerican plastik gapapa kok”

4. tiyawann - 29/03/2016

Masih dilayani aja sering kejadian begini. Apalagi kalo SPBU itu self service alias semuanya sendiri 😱

5. mariodevan - 29/03/2016
6. Mase - 29/03/2016
7. fari.fairis - 29/03/2016

spbu mau dibikin self service?
yakiiin…??

Eko - 29/03/2016

Udah banyak Om.
Petugasnya cuma input berapa yg mau di beli konsumen.
Terus konsumen ngisi sendiri dari dispenser.

fari.fairis - 29/03/2016

iya udah tau

8. subeye - 29/03/2016

kalok mesin mati tapi kontak nyala piye?

9. tempe DOHC NEARLY = DOHC LGBT - 29/03/2016

Motor Astrea milik BisrI
===================

ini dia biang kerok nya, case close

10. Mas Sareh - 29/03/2016

Kejadian di kabupatenku mas, yang lebih parah lagi kalau spbu dikecamatan yang agak jauh dari kabupaten, pembeli jerigen malah yan didahulukan. Biar pembelajaran buat karyawan dan pemilik spbu.

11. sucahyoaji - 31/03/2016

Ngeri, semoga penyebabnya bisa diketahui biar bisa jadi pembelajaran. dan jangan sampai dipakai untuk menakut nakuti

http://tmcblog.com/2016/03/31/spyshot-kawasaki-w800-ditest-di-karawang-kapan-mau-rilis-ya-di-indonesia/

12. Evan - 01/04/2016

bisa jg penyebabnya dr motor ato mobil yg blm d matikan, busi yg masih nyala ketika d isi bbm akan menimbulkan percikan api,apalagi bensin adalh temannya api maka cepat menjalar kmana2


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: