Iklan
jump to navigation

Motor Ditilang Melanggar Pasal 285 Ayat 1 Akibat Tanpa Speedometer 27/12/2015

Posted by Kang ari in OTOMOTIF.
trackback

tilang pasal 285 ayat 1

Yap kejadian hari ini dialami oleh bro candra aghel di daerah pasar rebo, weleh setiap hari saya lewat sini. Dimana motornya kena razia dan akhirnya minta ditilang karena dari infonya kalau sebelumnya ada permintaan semacam nitip atau damai saya nggak tahu pokoknya ada perkataan uang sehingga bro candra lebih memilih ditilang saja.

tilang

Motornya ditilang akibat tidak adanya speedometer, secara hukum memang salah seperti yang disebutkan di surat tilang tersebut melanggar pasal 285 ayat 1 dimana disitu tertulis motor yang laik jalan harus memnuhi standar teknis.
Pasal 285 ayat (1)

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kanlpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Standar teknis ? yap semua peralatan motor, alat sinyal semua harus ada yang artinya motor juga harus dalam standar ting-ting… awas ada pasal modifikasi juga loch…

Bagi semua biker yang terkena tilang seperti ini pastinya menginginkan keadilan, kalau memang salah ya diadili sesuai kesalahan namun kalau sudah salah tapi tidak ditilang juga ? maaf sebelumnya ya… sudah sering kita dengar seperti berita dari tribun ini :

Tak Berani Tilang Kopral TNI, Ini Jawaban Pak Kompol

Ada juga dari okezone :

Polisi Militer Serobot Jalur Busway, Polisi Tak Berani Menilang

Nach… begitu juga kalau dari pelanggaran diatas tidak adanya speedometer maka kalau meurujuk pasal 285 ayat 1 maka speedometer yang mati juga harus ditilang, klakson harus bunyi, lampu sein harus nyala, kalau ada wujudnya tapi nggak berfungsi sama saja bohong kan….?.

So… yang penting kita taati peraturan yang ada, kita tidak akan ditilang kalau tidak melakukan kesalahan dan riding dengan hati2… alon2 asal klakon… witing tresno jalaran soko kulino, ech… nggak nyambung…

Iklan

Komentar»

1. sukmahandayani56 - 27/12/2015

apes jaya

sebarkan.org - 27/12/2015
Sing Indo - 27/12/2015
nendangbanget - 28/12/2015
2. ardiantoyugo - 27/12/2015

pernah di sekitaran Ngawi ada razia khusus motor sport…

Coba aki Motobatt dengan teknologi gel: http://wp.me/p1eQhG-1sF

3. sukmahandayani56 - 27/12/2015

alon-alon asal klakson

4. NyuusNews.com - 27/12/2015
5. nendangbanget - 27/12/2015
6. Malesin - 27/12/2015

Katanya taat hukum, tapi spido nggak ada, lol..

7. nendangbanget - 27/12/2015
8. silent reader - 28/12/2015

kalo soal ketentuan kedalaman alur ban maksudnya gimana gan.?
berarti ban yang mau gundul/botak kena tilang juga donk.?

9. joni - 29/12/2015

polisi mah braninya ma rakyat kcil
di papua polsek di serang klmpok opm
jga pda diem
ntar lak mnta tulung tni
tulung2 kopassus denjaka
pret

10. Rahmad Subagiya - 23/02/2016

Tapi bener itu disidang kena 250rb ?

Rahmad Subagiya - 23/02/2016

Abis kena tilang juga nih pasal 285 -_-


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: