jump to navigation

Uji Ketahanan, Mio M3 125 Raih Rekor Muri 01/03/2015

Posted by ARIPITSTOP in OTOMOTIF.
Tags:
trackback

muri mio m3 (1)

Sabtu 28 februari 2015 aktivitas Mio M3 challange Akhirnya selesai dengan sukses dan berhasil dianugerahi rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk “Sepeda motor matik dengan ketahanan operasional mesin secara nonstop terlama”.

Uji ketahanan dilakukan masing-masing selama 30 hari di setiap kampus peserta. Berikut daftar kampus yang dilakukan untuk Uji ketahanan Mio M3 :

  1. Institut Teknologi Nasional (ITENAS/Bandung) : 9 Januari – 8 Februari.
  2. Institut Teknologi Medan (Medan) : 9 Januari – 8 Februari.
  3. Universitas Kristen Duta Wacana (Yogyakarta) : 9 Januari – 8 Februari.
  4. Universitas Udayana (Bali)  : 10 Januari – 9 Februari.
  5. Universitas Lambung Mangkurat (Banjarmasin) : 10 Januari – 9 Februari.
  6. Universitas Muhammadiyah Malang (Malang) : 15 Januari – 14 Februari.
  7. Universitas Pancasila (Jakarta) : 16 Januari – 15 Februari.
  8. Universitas Pakuan (Bogor), : 21 Januari – 20 Februari.
  9. Universitas Panca Sakti (Tegal) : 21 Januari – 20 Februari.
  10. Universitas Kristen Satya Wacana (Semarang) : 27 Januari – 28 Februari.

muri mio m3 (4)

Mio M3 125 sudah terbukti kualitas sparepartnya terbukti dengan motor setelah digeber selama 30 hari kemudian motor dibongkar didepan para awak media kondisi jeroan Mio M3 masih bagus seperti komponen injeksi serta diasil cylinder dan forged piston tidak baret masih mulus dengan kondisi pemakaian oli mesin tanpa diganti selama 30 hari nonstop.

Dalam rangkaian event Mio M3 Challenge, Yamaha pun mengadakan aktivitas lainnya seperti test ride Mio M3 satu kali dalam sepekan selama sebulan kegiatan uji ketahanan di kampus peserta. Penghuni kampus bisa ikut Human Foosball Faculty Competition, acoustic jam performance band-band kampus, campaign sales berhadiah.
Selain itu masih ada ” Mio M3 fun eco riding city touring” bersama awak media dari yamaha DDS cempaka putih jakarta sampai universitas pancasila di depok, terbukti dalam acara tersebut membuktikan bahwa berkendara dengan ECO bukan hanya untuk indikasi keiritan semata, namun ada fungsi lain yaitu sebagai pengingat bahwa berkendara secara Eco Riding juga berarti berkendara secara nyaman dan aman, dan pastinya bisa menyenangkan, dan pada sesi aktivitas terakhir ini Yamaha juga mengadakan city turing Mio M3 buat konsumen di Semarang.

muri mio m3 (3)
Penutupan event ini di Universitas Kristen Satya Wacana di Semarang ditandai dengan penyerahan rekor MURI. ”Kami sangat bangga kreativitas Yamaha ini diapresiasi dengan rekor MURI dengan predikat ”Sepeda motor matik dengan ketahanan operasional mesin secara nonstop terlama.” Ini menjadi pengakuan atas ketahanan Mio M3 dengan dinyalakan mesinnya nonstop masing-masing selama 30 hari di 10 kampus. Dan bukti irit serta ketangguhan DiAsil Cylinder dan Forged Piston,” ujar Mohammad Masykur, Asisten GM Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing.

Salah satu fitur yang disematkan di Mio M3 125 adalah adanya fitur ECO Riding, fitur ini bekerja dengan baik ketika kita berjalan dalam rentan kecepatan 20-60kpj serta membuka dan menutup gas dengan perlahan tanpa dibetot alias agresif memainkan gas. Pada saat kita berkendara dalam kondisi Eco yang berarti konsumsi bahan bakar semakin irit maka sinyal lampu Eco yang berwarna hijau di speedometer akan menyala, semakin lama dan sering sinyal Eco ini menyala maka semakin irit pula konsumsi bahan bakarnya.

Komentar»

1. mansar - 01/03/2015
2. macantua - 01/03/2015
3. dioardi - 01/03/2015

memang susah meyakinkan calon pembeli, harus membuktikan super hebat. congratulation Mio M3.

https://dioardi.wordpress.com/2015/03/01/menjadi-begal-ternyata-di-doktrin-siap-mati/

4. Adhe145 - 01/03/2015

Kata fbh sih ga adil, ga fair, ga dikasih beban, harus real dijalan, ky revo ditest di jalan selama 14 hari (baca komeng diblog sebelah).

Mo komeng gimana pun Mio M3 dan Xeon GT125 udah jalan 30 hari non stop, dikasih beban tarik setara 60 kg.

Ga ush ribet, klo pengen adil, motor BeAT dan Vario diuji coba non stop ky yamaha.
#Gitu_aja_ko_repot.

bukan fbhfbyfbk - 01/03/2015

setubuh ama ente gan..
harus berani apple to apple variabelnya biar pas dan jelas benchmarknya..

Adhe145 - 01/03/2015

Tinggal AHM nya aja, mau ga test ky gitu. Biar FBH ga penasaran.

5. ardiantoyugo - 01/03/2015
6. ariefsupriyadi90 - 01/03/2015

Uji nya kurang jos . . . Coba kaya viar n inazuma .

7. riki - 01/03/2015

saya sdah lama pakai yamaha, saya akui kualitas material mesin bahkan cat pun sangat bagus, selama ini orang2 mendewa kan produk honda pdahal Yamaha jauh lbih berkualitas dan memiliki durability yg bagus, dri mulai vega skrang new mx, yamaha memang ok, tp yg tdak saya suka dri yamaha ini adalah komstir yang cepat aus nya, ini d karenakan bagian depan motor2 yamaha jauh lbih pendek dari motor lain, konstruksi yg di buat yamaha seperti ini sebenarnya memiliki keuntungan yaitu membuat rem jadi pakem, karena saat d rem depan beban akan kedepan semua karena konstruksi batangan depan yg pendek, beda dgn motor lain saat di hard brake beban akan kesamping semua jd ndlosor sedangkan motor yamaha beban kedepan jika hard brake ban belakang akan terangkat, itu yg membuat komstir yamaha cepat aus.

farifairis - 02/03/2015

sama, om.. ane juga pake njmx, rem depannya emang pakem banget dah.. kalo ngerem mndadak, bebannya ke depan semua.. bikin tangan jadi kuat (+pegel).. wkwkwkw.. 😀
Yamaha emang mantap di mesin, desain, kualitas bodi.. kalo yamaha bisa ngasih lebih dengan mmperhatikan fitur2 kecil sprti honda, yamaha bisa makin joss..
contohnya, behel blkg dikasih bantalan karet, bentuk pijakan standar samping dan tengah yg rounded, tulisan2 di kunci kontak menyala kalo gelap, yaah yg kecil2 gitulah yg diperhatiin honda..

LaeTogang - 14/03/2015

saya pemakai produk yamaha juga dari tahun 2005 saya pakai RX-King tetapi komstirnya gak pernah rusak om??
Saya pakai mio tahun 2011 sampai sekarang juga komstirnya sehat² aja kok om?

8. PotretBikers - 01/03/2015
9. imaneuy - 02/03/2015

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: