jump to navigation

Nich…Penjelasan Lanjutan Dari Pihak Yamaha Tentang R25 Turun 2 HP. Faktor 4M + 1E Harus Terpenuhi 21/07/2014

Posted by ARIPITSTOP in OTOMOTIF.
Tags:
trackback

image

Yup, kemarin pihak yamaha sudah memberikan jawaban ( baca disini) akan tetapi jawaban tersebut masih dianggap tidak menjawab pertanyaan yang sesungguhnya karena dianggap masih mengambang. Kemarin pihak yamaha memberikan penjelasan lanjutan kenapa motor om leo bisa turun sampai 2 hp.

“Menjawab pertanyaan issue ini, penurunan horse power adalah hal yang wajar jika masih berada diantara 2 dk, banyak hal yang mempengaruhi perbedaan tersebut. Jika menginginkan horse power yang sama pastikan beberapa hal berikut, yaitu 4M + 1 E. Faktor Manusia, Machine, Material & Method + Environtment,” ungkap M. Abidin.

“Faktor Manusia, pastikan cara pengoperasiannya standard dan sesuai, juga dilakukan orang yang sudah terlatih. Faktor Machine, mesin dynojet yang digunakan untuk mengukur high quality measurement tools. Memiliki reliability yang baik dan di maintenance dengan baik jika sering digunakan.”

“Faktor Material, dalam hal ini motor yang dipakai untuk tes, harus dalam kondisi yang sama. Artinya masih baru, pastikan KM nol benar-benar fresh dari final inspection & setting motor juga harus sama. Kemudian Faktor Metode, tata cara sesuai metodologi yang tepat. Artinya ada standardisasi yang dipakai oleh pemerintah setempat.”

“Faktor terakhir adalah Faktor Environment atau lingkungan, suhunya harus sama. Kalau di pabrik kami melakukan tes dynojet, suhu rata-rata adalah 20 derajat celcius. Pastikan kondisinya sama saat tes serta berada di ruang tertutup. Jika semua persyaratan ini terpenuhi maka kita baru bisa menarik kesimpulan.”

Abidin menambahkan bahwa selama ada salah satu hal saja yang tidak terpenuhi dari 4 faktor di atas, hasilnya pasti akan berbeda. Belum lagi jika melakukan pengetesan pada mesin dynojet portable yang bisa dibawa ke mana-mana. Deviasi pasti akan besar, karena banyak faktor yang berpengaruh.

Yup, semoga jawaban diatas mencerahkan buat para konsumen terutama yang ragu untuk meminang sang muka hiu. Memang kalau hanya satu motor saja yang dites belum menjawab keraguan yang ada agar konsumen tidak memiliki persepsi yang mengambang. Agar clear karena ini produk massal harus ada tes lanjutan memakai motor konsumen minimal 10 unit dan kita lihat hasilnya.

 

 

Komentar»

1. bikeaddict14 - 21/07/2014
Kobayogas - 21/07/2014

sudah baca yang di Leopold?
—–
engine R25 mati tapi temperatur tetap di tengah
http://kobayogas.com/2014/07/21/automatic-engine-off-saat-mesin-panas-milik-yamaha-r25/

bikeaddict14 - 21/07/2014

Sudah, sahut2an sama pabrik. Pabrik is always right he he

monkeymotoblog - 21/07/2014
2. orong-orong - 21/07/2014

faktor 4 sehat 5 sempurna

3. ninja150ss - 21/07/2014

sak karepmu…..

4. bikerlover250 - 21/07/2014

menonton saja

5. java36 - 21/07/2014

masih samar kang

6. ipanase - 21/07/2014

nambah panjang

7. acomboed - 21/07/2014

nah loh..

8. ditna - 21/07/2014

Hadeeh 4 bintang plus 1 bulan, syarat dan ketentuan berlaku..

9. vixioner007 - 21/07/2014

ane nggk terlalu percaya om sm alasan2 yg diutarakan yamaha.. karna fakta berbicara lain..
wong test di tempat yg sm, mesin dyno jg sm.. kalau beda faktor2 lain berapa sih turunnya tuh power ?!

Wahyu - 21/07/2014

Yg dipermasalahkan itu soalnya dr grafik om leopold dr test dyno intinya bukan di pengurangan 2dk saja
Tapi yg menarik kok grafiknya menurun setelah 10500rpm yg menyebabkan selisih HP
Beda dengan tes unit otomotfnet yg masi naik hingga 14rpm
Jadi kelihatan banget klo stelah 10500rpm tenaganya di cut ama ECU

dan ini jelas diluar alasan 4M-1E yg diutarakan oleh yamaha

Ayolah YIMM, kami bukan anak kecil

10. smartfaiz - 21/07/2014

10 motor konsumen dites oleh : yamaha….
Eaaaa… bisa jadi 50HP semua tuh šŸ™‚

11. donimagie - 21/07/2014

om ari, jadi intinya, klo memang ada penurunan versi produksi massal, apa karena ecu yang beda? klo iya ecu beda, brti tinggal tunggu aja part ecu aftermarket/ mungkin pabrik mo keluarin.

12. setia1heri - 21/07/2014
13. motobikerz - 21/07/2014

Honda Mega Pro Club Indonesia ā€“ Jakarta Chapter Gelar Buka Puasa Ke-8 http://motobikerz.com/archives/6372

14. JalanBerkarisma - 21/07/2014
15. motobikerz - 21/07/2014

Nih.. cermati dulu Kopdar Pertama Yamaha R25 Owners Indonesia http://motobikerz.com/archives/6380

16. yohama= - 21/07/2014

biarlah, tak ada niatan sedikit pun untuk meminang mtr ini

17. ninja forever - 21/07/2014

Yamaha nampaknya mencoba mengarang alesan yang lebih baik drpd jawaban sebelumnya. Tetap saja kecewa dan merasa tertipu kali begini ceritanya. Tidak konsisten dgn apa yg disampaikan sebelumnya.

18. vario125 - 21/07/2014

dalam hal ini, yimm harus bener2 klarifikasi karena user motor ini ‘agak berbeda’ dengan user motor di bawah 20 juta. jangan pake ngambang lagi jawab nya

19. RS84 - 21/07/2014

Menunggu tanggapan om Leopold…tersirat om Leopold gak kompeten berarti sama yamaha ya?

20. RS84 - 21/07/2014
21. adityaprad - 21/07/2014

Sem0ga ini power yang tertahan karena part yang masih baru

http://adityaprad.wordpress.com/2014/07/20/modifikasi-city-cub-yang-minimalis/

22. Prediksi Bola - 21/07/2014

Jadi galau lagi mau nginden šŸ˜¦

23. hulssay - 21/07/2014

semoga baik-baik aja..
jadi galau nih yg punya..

http://hulssay.com/2014/07/21/pria-bisa-cemburu-dengan-hal-ini-part-1/

24. Dfurrious - 21/07/2014

YIMM ga usah banyak alasan, sudah terlanjur kecewa sampe ke tulang tulang…

25. Dfurrious - 21/07/2014

Coba perhatikan, 4M + 1E
man
machine
matherial
method
Environtment

yg pasti materialnya beda, mesinnya juga beda, kan materialnya ada dimesin juga…

26. Andika Xp - 21/07/2014

nyimak dulu ya šŸ™‚

27. kadalaspal - 21/07/2014

Kata kang adhi sheldiez beda kerenggangan celah busi juga berpengaruh walopun dikit.

#senenge seng nduwe erselawe

28. pening - 22/07/2014

Soal ambient temperature saat pengetesan sepertinya gak perlu dibahas karena akan lebih membuka ‘level kepintaran’ petinggi YIMM, sebab ECU memiliki kemampuan deteksi kondisi kerapatan O2 dan menyesuaikannya dengan ignition timings.
Ini sudah bukan jaman vacuum advance system di karburator yg harus dibantu geser2 !


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: